Penerapan Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Kelas II SD Al-Rasyid Pekanbaru
PDF

Keywords

Permainan Tradisional
Motorik Kasar
Sekolah Dasar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di sekolah dasar memerlukan metode yang mampu mengembangkan kemampuan motorik kasar peserta didik secara optimal dan menyenangkan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah penerapan permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar peserta didik kelas II SD Al-Rasyid Pekanbaru melalui penerapan permainan tradisional. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian peserta didik kelas II. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kemampuan motorik kasar yang meliputi keterampilan lokomotor. Hasil penelitian menunjukkan pada Siklus I sebanyak 68% peserta didik telah mencapai kategori Superior, namun penguasaan gerak belum merata. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan ditandai dengan meningkatnya kategori Very Superior dari 4% menjadi 24% serta tidak ditemukannya lagi peserta didik pada kategori Average dan Above Average karena bergeser ke kategori yang lebih tinggi. Permainan tradisional seperti Engklek dan Gobak Sodor terbukti efektif dalam memberikan stimulus gerak lokomotor yang melatih keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan. Dengan demikian, penerapan permainan tradisional dapat meningkatkan kualitas gerak dasar dan kemampuan motorik kasar peserta didik, sehingga direkomendasikan untuk digunakan secara berkelanjutan dalam pembelajaran PJOK.

https://doi.org/10.31258/jassi.5.2.96-109
PDF

References

Ansori, Y. Z. (2024). Pelatihan permainan tradisional engklek sebagai upaya peningkatan motorik kasar pada anak usia dini di RA Siti Khadijah Blok Babakan Waru Desa Karyamukti. Saniskala: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 9–14.

Asyari, M. D., Andrijanto, D., & Aidin, L. (2024). Penerapan permainan kecil hitam hijau untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelas II A SDN Airlangga 1. Journal of Creative Student Research, 2(5), 78–87.

Azizah, A. N. I., Nadhifa, A. C., & Hakim, L. (2023). Melatih kemampuan motorik halus dan motorik kasar anak usia dini (Teori dan praktik). Tahta Media.

Azzahra, L., & Irawan, D. (2023). Pentingnya mengenalkan Al-Qur’an sejak dini melalui pendidikan agama Islam. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(1), 13–20.

Candra, S. W., Fitriastuti, R. A. R. N., Widaningrum, E., Indrayani, H., Suyanti, T., & Diati, U. N. (2024). Permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak transisi PAUD–SD. Jurnal Mitra Swara Ganesha, 11(2), 17–24.

Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6827–6836.

Devana, M. C. (2018). Mengembangkan motorik kasar anak melalui permainan tradisional engklek di PAUD Nurul Islam Bumi Waras Bandar Lampung (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.

Elfrianto, H., & Lesmana, G. (2022). Metodologi penelitian pendidikan. UMSU Press.

Fantiro, F. A., & Arifin, B. (2019). Pembelajaran permainan kinestetik gobak sodor untuk siswa sekolah dasar. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 58–63.

Febriani, E. (2016). Upaya meningkatkan pengembangan motorik kasar (melompat) anak melalui permainan. Prosiding Ilmu Pendidikan, 1(2).

Hutami, W. F. (2024). Populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal Public Relations Mercu Buana, 21–23.

Ifnaldi, I. (2021). Pendidikan kecakapan hidup. Dar El-Ilmi: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora, 8(2), 170–188.

Indriyani, D., Muslihin, H. Y., & Mulyadi, S. (2021). Manfaat permainan tradisional engklek dalam aspek motorik kasar anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 349–354.

Indriyani, R. A., Lestari, W., & Setiawan, F. (2023). Urgensi manajemen pendidikan dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(1), 63–70.

Irsalulloh, D. B., & Maunah, B. (2023). Peran lembaga pendidikan dalam sistem pendidikan Indonesia. Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 17–26.

Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 79–91.

Kaoci, W., Taib, B., & Ummah, D. M. (2021). Perkembangan fisik motorik kasar anak melalui permainan tradisional “Jalan Tempurung”. Jurnal Ilmiah Cahaya PAUD, 3(1), 11–22.

Laksana, D. N. L., Dhiu, K. D., Ita, E., Dopo, F., Natal, Y. R., & Tawa, O. P. A. (2021). Aspek perkembangan anak usia dini. Penerbit NEM.

Mawati, D. A. (2019). Pengembangan model permainan tradisional gobak sodor siswa kelas III SD Negeri 1 Campang Raya (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.

Mu’mala, K. A., & Nadlifah, N. (2019). Optimalisasi permainan dalam mengembangkan motorik kasar anak. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(1), 57–68.

Multahada, A., Melaty, P., Apriyani, H., & Andriani, T. (2022). Pengembangan motorik kasar anak usia dini melalui permainan kreatif. PrimEarly: Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini, 5(1), 11–21.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.