Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian pisang raja dan pisang ambon terhadap daya tahan kardiovaskular atlet futsal Kalam Kudus. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian berjumlah 15 atlet futsal Kalam Kudus. Setelah dilakukan seleksi berdasarkan kriteria penelitian, diperoleh 15 atlet yang dijadikan sampel dan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok pisang raja (n=5), kelompok pisang ambon (n=5), dan kelompok kontrol (n=5). Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur daya tahan kardiovaskular yang dinyatakan dalam nilai VO₂Max. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pisang raja dan pisang ambon mampu meningkatkan daya tahan kardiovaskular atlet. Peningkatan VO₂Max pada kelompok pisang raja lebih tinggi dibandingkan kelompok pisang ambon dan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi pisang sebagai sumber karbohidrat dan kalium sebelum aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan daya tahan kardiovaskular atlet futsal. Dengan demikian, pisang raja dapat dijadikan alternatif sumber energi alami untuk menunjang performa olahraga.
References
Afrianti, L. H. (2010). 33 Macam Buah-Buahan Untuk Kesehatan. Alfabeta.
Aminuddin. (2022). Pengaruh Pemberian Pisang Raja, Pisang Ambon Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Pada Atlet. JSSA: Journal of Smart Society ADPERTISI, 1(1), 1–9.
Aminuddin, A., Rahman, A., & Hidayat, R. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Remaja. Jurnal Keolahragaan, 8(2), 95–102.
Anspaugh, D. J., Hamrick, M. H., & Rosato, F. D. (1997). WELLNESS: Concepts and Applications. McGraw-Hill Book Company.
Dalimartha, S., & Adrian, F. (2011). Khasiat Buah dan Sayur. Penebar Swadaya Grup.
Fridintya, G. (2011). Kandungan Kalium dan Karbohidrat Buah Pisang sebagai Sumber Energi Olahraga. Jurnal Gizi Dan Pangan, 6(1), 45–52.
Giriwijoyo, S., & Sidik, D. Z. (2013). Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga). PT Remaja Rosdakarya.
Herlina, & Suherman, M. (2020). Potensi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Tengah Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) di Sekolah Dasar. Tadulako Journal Sport Sciences and Physical Education, 8(1), 1–7.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.
Irianto, D. P. (2004). Bugar dan Sehat dengan Berolahraga. Andi.
Kumar, S. (2012). Banana as a Natural Source of Energy for Athletes. International Journal of Nutrition and Metabolism, 4(3), 45–49.
Lhaksana, J. (2011). Taktik & Strategi futsal modern. Be Champion.
Miller, K. C. (2012). Plasma Potassium Concentration and Content Changes After Banana Ingestion in Exercised Men. Journal of Athletic Training, 47(6), 648–654. https://doi.org/10.4085/1062-6050-47.6.05
Oates, A. M., & Taranto, M. (2001). Vegetation Mapping of the Port Phillip & Westernport Region. Arthur Rylah Institute for Environmental Research, Department of Natural Resources and Environment.
Partawa. (2021). Pembelajaran Gerak Dalam Pendidikan Jasmani Dari Perspektif Merdeka Belajar. Indonesia Journal of Educational Development, 2(2), 219–228.
Santika, I. G. P. N. (2015). Tes dan Pengukuran Olahraga.
Temesi, J., Johnson, N. A., Raymond, J., & Burdon, C. A. (2011). Role of Carbohydrate and Potassium in Preventing Fatigue During Exercise. Journal of Sports Medicine, 41(6), 435–450.
Wulandari, R. T. (2017). Perbedaan Efektivitas Pemberian Buah Pisang Raja dan Pisang Ambon pada Kebugaran Jasmani Remaja di Sekolah Sepakbola. Universitas Diponegoro.
Wulandari, R. T., Widyastuti, N., & Ardiaria, M. (2018). Perbedaan Pemberian Pisang Raja dan Pisang Ambon Terhadap VO2max Pada Remaja di Sekolah Sepak Bola. Journal of Nutrition College, 7(1).
Yuliawan, D., & Putra, R. P. (2017). Statistika Penelitian. Deepublish.
