https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/issue/feedJournal Sport Science Indonesia2026-08-26T11:04:12+07:00Wedi Swedi.s@lecturer.unri.ac.idOpen Journal Systems<div class="col-lg-9"> <div class="page-issue-description-wrapper"> <div class="page-issue-description"> <p><strong>Journal Sport Science Indonesia (JASSI)</strong> is under publishment of the <strong>Universitas Riau</strong>. It is a scientific journal focusing on Sport Education, Physical Education, Sport Coaching, Sports Psychology, and Sports Tourism. It provides a publishing platform for scientists and academicians to share, publish, and discuss all aspects of the latest outstanding development in the field of sports.</p> </div> </div> </div> <div class="col-lg-3"> </div>https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/321Peran Sport Massage dalam Mengoptimalkan Recovery dan Kapasitas Kerja Otot Atlet2026-08-23T10:20:06+07:00Choirul Nisa'choirul.nisa.2306316@students.um.ac.idAmelya Ratu Airinamelya.ratu.2306316@students.um.ac.idElsa Ayu Melandaelsa.ayu.2306316@students.um.ac.idRofifah Uswatun Hasanahrofifah.uswatun.2306316@students.um.ac.idZihan Novita Sarizihan.novita.fik@um.ac.id<p>Massage olahraga adalah salah satu cara pemulihan yang sering digunakan dalam dunia olahraga saat ini untuk mempercepat pemulihan tubuh dan meningkatkan kemampuan kerja otot atlet. Penelitian ini bertujuan menggabungkan berbagai hasil penelitian ilmiah tentang seberapa efektif pijat olahraga dalam membantu pemulihan dan meningkatkan kinerja otot. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan sintesis sistematis secara deskriptif kualitatif terhadap 4 artikel ilmiah yang di terbitkan tahun 2020-2024 yang diperoleh melalui Google Scolar dari jurnal yang terindeks Sinta dan Scopus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa massage olahraga memberikan manfaat yang sama setiap kali dalam membantu mengurangi rasa sakit otot yang muncul beberapa hari setelah latihan, meningkatkan kemampuan tubuh untuk bergerak lebih fleksibel, serta membantu memperbaiki kondisi mental seperti rasa rileks dan peningkatan kenyamanan dalam proses pemulihan. Namun, dampak langsung terhadap peningkatan kemampuan seperti kekuatan, ketahanan, dan kecepatan masih belum menunjukkan hasil yang sama setiap kali. Selain itu, massage olahraga membantu meningkatkan aliran darah, mengurangi peradangan, serta mempercepat pengeluaran limbah metabolisme, sehingga mendukung pemulihan otot lebih baik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan massage olahraga efektif sebagai pendukung pemulihan atlet. Penerapannya sebaiknya dipadukan dengan pemulihan aktif dan asupan nutrisi yang sesuai. Penelitian selanjutnya sebaiknya fokus pada standar protokol serta dampak jangka panjang terhadap adaptasi fisiologis atlet.</p> <p>Kata Kunci: sport massage, pemulihan, kapasitas otot, fleksibilitas, atlet</p>2026-08-23T10:12:01+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/323Dampak Aktivitas Olahraga Terhadap Kesehatan Mental Pada Peserta Didik Sma 4 Mandau2026-08-23T10:20:06+07:00Rahmat Gilang Ramadhanrahmat.gilang4767@student.unri.ac.idKristi Agustkristiagust@lecturer.unri.ac.idRola Angga Lardikarolaanggalardika@lecturer.unri.ac.idRola Angga Lardikarolaanggalardika@lecturer.unri.ac.idAref Vaiaref.vai@lecturer.unri.ac.idDeny Pradana Saputrodeny.pradana@lecturer.unri.ac.idAidil Syaputraaidil.syaputra@lecturer.unri.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas olahraga terhadap kesehatan mental peserta didik di SMA Negeri 4 Mandau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain <em>pretest-posttest control group</em>. Sampel penelitian berjumlah 40 peserta didik yang terdiri atas 20 peserta didik kelompok kontrol dan 20 peserta didik kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan bantuan SPSS 25 melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, <em>independent sample t-test</em>, dan <em>paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesehatan mental kelompok kontrol meningkat dari 40,50 pada pretest menjadi 64,65 pada posttest, sedangkan kelompok eksperimen meningkat dari 39,55 menjadi 64,40. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh signifikan aktivitas olahraga terhadap kesehatan mental peserta didik. Temuan observasi juga menunjukkan bahwa peserta didik yang aktif berolahraga tampak lebih ceria, percaya diri, rileks, dan mampu berinteraksi sosial dengan lebih baik. Dengan demikian, aktivitas olahraga berpengaruh positif terhadap kesehatan mental peserta didik di SMA Negeri 4 Mandau.</p>2026-08-23T10:12:30+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/324Relaksasi dan Performa Manfaat Sport Massage bagi Atlet Sepak Bola2026-08-23T10:20:06+07:00Dwi Kumaladwi.kumala.2306316@students.um.ac.idSuzi Nur Jayantisuzi.nur.2306316@students.um.ac.idTri Eva Yunitatri.eva.2306316@students.um.ac.idZunisa Dwi Kurniawati4zunisa.dwi.2306316@students.um.ac.idZihan Novita Sarizihan.novita.fik@um.ac.id<p>Sepak bola merupakan olahraga dengan intensitas tinggi yang menuntut kondisi fisik optimal, sehingga atlet rentan mengalami kelelahan otot, ketegangan, dan penurunan performa setelah latihan maupun pertandingan. Oleh karena itu, diperlukan metode pemulihan yang efektif untuk menjaga kondisi fisik atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manfaat sport massage sebagai strategi relaksasi dan peningkatan performa pada atlet sepak bola. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait penerapan sport massage dalam pemulihan pasca aktivitas fisik. Jumlah data yang dikumpulkan dalam penelitian ini ialah 6 artikel ilmiah yang berasal dari database google scoolar di tahun 2018, 2020, 2022, dan 2025. Keenam artikel yang digunakan dalam sampel penelitian ini berkaitan dengan <em>sport massage</em> dan sepak bola. Hasil kajian menunjukkan bahwa sport massage memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan otot melalui peningkatan sirkulasi darah, membantu pembuangan asam laktat, mengurangi nyeri otot (DOMS), serta meningkatkan fleksibilitas dan elastisitas jaringan otot. Selain itu, sport massage juga memberikan efek psikologis berupa relaksasi yang dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan konsentrasi atlet. Dengan demikian, sport massage dapat dijadikan sebagai metode pemulihan yang efektif dan aman untuk mendukung performa atlet sepak bola secara optimal dan berkelanjutan.</p>2026-08-23T10:12:49+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/339Pengaruh Kegiatan Kolase Sisik Ikan Kakap Laut terhadap Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Oswald Siahaan T.A. 2025/20262026-08-23T10:20:06+07:00Nadia Febrian Sitanggangnadiasitanggang144@gmail.comRizki Ramadhanirizkiramram@unimed.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Oswald Siahaan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 25 anak usia 5–6 tahun yang dipilih sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan motorik halus serta dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Perlakuan diberikan melalui kegiatan kolase dengan memanfaatkan sisik ikan kakap laut sebagai media utama yang dirancang untuk melatih koordinasi mata dan tangan, ketelitian, konsentrasi, serta keterampilan manipulatif anak. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik halus sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus setelah pelaksanaan kegiatan kolase. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon yang memperoleh nilai signifikansi p < 0,001, lebih kecil daripada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif yang efektif, inovatif, dan menarik dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.</p>2026-08-23T10:13:11+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/351Pengaruh Kepercayaan Diri terhadap Motivasi Berprestasi pada Atlet Klub Bola Voli Armada Jambi2026-08-23T10:20:07+07:00Farhan Azizifarhanazizi075@gmail.comMohd Adrizalmohdadrizal@unja.ac.idEly Yuliawanelyyuliawan.fik@unja.ac.id<p>Kepercayaan diri merupakan salah satu faktor psikologis yang sangat penting dalam mendukung motivasi berprestasi atlet, terutama ketika menghadapi tekanan dan tuntutan selama kompetisi. Atlet yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi cenderung lebih mampu mengendalikan emosi, mempertahankan konsentrasi, serta menunjukkan keyakinan dalam mengambil keputusan selama pertandingan. Hasil penelitian pada atlet Klub Bola Voli Armada Jambi menunjukkan bahwa kepercayaan diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berprestasi. Semakin tinggi tingkat kepercayaan diri yang dimiliki atlet, semakin besar pula dorongan internal untuk berlatih secara optimal, menghadapi tantangan, dan mencapai target prestasi yang telah ditetapkan. Peningkatan keyakinan terhadap kemampuan fisik, penguasaan teknik, dan kesiapan taktis terbukti sejalan dengan meningkatnya motivasi untuk berkompetisi. Sebaliknya, rendahnya kepercayaan diri dapat mengurangi semangat bertanding, menurunkan keberanian dalam mengambil keputusan, serta melemahkan motivasi ketika menghadapi situasi pertandingan yang menentukan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepercayaan diri merupakan fondasi penting dalam pembinaan atlet agar mampu mempertahankan performa secara konsisten. Oleh karena itu, pelatih dan klub perlu mengintegrasikan program latihan mental, seperti visualisasi, penetapan tujuan, self-talk positif, dan pengelolaan kecemasan, ke dalam program latihan secara berkelanjutan guna meningkatkan motivasi berprestasi dan mendukung pencapaian prestasi olahraga yang optimal.</p>2026-08-23T10:13:30+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/364Pengaruh Pembelajaran Gerak dan Lagu terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Di TK B Yayasan Pendidikan Islam Azrina2026-08-23T10:20:07+07:00Kathryn Ellya Zahrakathrynellyaz@gmail.comRizki Ramadhanirizkiramram@unimed.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran gerak dan lagu terhadap perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada anak usia dini di TK B Yayasan Pendidikan Islam Azrina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain <em>one-group pretest-posttest</em>. Sampel penelitian berjumlah 22 anak yang ditentukan dengan teknik <em>sampling jenuh</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi dengan instrumen lembar checklist yang mengacu pada standar CTPS dari World Health Organization. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada perilaku CTPS anak setelah diberikan perlakuan. Nilai rata-rata pretest sebesar 5,45 meningkat menjadi 9,95 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05), sehingga dilanjutkan dengan uji <em>paired sample t-test</em>. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 (p < 0,001), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran gerak dan lagu terhadap perilaku CTPS anak. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran gerak dan lagu efektif dalam meningkatkan perilaku cuci tangan pakai sabun pada anak usia dini. Metode ini mampu mengintegrasikan aktivitas fisik dan musik sehingga menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, mudah dipahami, dan mendorong pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.</p>2026-08-23T10:13:50+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/365Pengaruh Kolase Ampas Teh terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Sunggal2026-08-23T10:20:07+07:00Widy Farah Muthiah Siregarwidyfarah14@gmail.comRizki Ramadhanirizkiramram@unimed.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase ampas teh terhadap keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Sunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 12 anak yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Kegiatan kolase dilaksanakan dengan memanfaatkan ampas teh sebagai media taktil untuk melatih gerakan motorik halus anak. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan motorik halus anak setelah diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan melalui uji wilcoxon yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05). Dengan demikian, kegiatan kolase menggunakan ampas teh terbukti berpengaruh nyata terhadap keterampilan motorik halus anak usia dini di TK Negeri Pembina Sunggal.</p>2026-08-23T10:14:13+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/366Hubungan Tingkat Intensitas Aktivitas Fisik dengan Kemampuan Gerak Manipulatif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Amal Shaleh Medan2026-08-26T11:04:12+07:00Enda Rejekinta Karina Br Paenda.rejekintakarinabrpa@gmail.comRizki Ramadhanirizkiramram@unimed.ac.id<p>Aktivitas fisik merupakan bagian dari pola keseharian anak yang diduga memiliki keterkaitan dengan pencapaian kemampuan gerak manipulatif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat intensitas aktivitas fisik dengan kemampuan gerak manipulatif anak usia 5-6 tahun di TK Amal Shaleh Medan. Penelitian kuantitatif korelasional berdesain cross-sectional ini melibatkan populasi 22 anak Kelompok B melalui teknik total sampling. Pengumpulan data tingkat intensitas aktivitas fisik dilaksanakan melalui observasi rekaman video menggunakan modifikasi instrumen OSRAC-P yang direkam dengan tiga unit gawai (dua merekam kegiatan, satu pengatur waktu). Kemampuan gerak manipulatif diukur secara spesifik melalui tes unjuk kerja instrumen TGMD-2. Analisis data dilakukan melalui pengujian hipotesis dengan uji statistik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis memperoleh koefisien korelasi sebesar 0,419 dengan nilai signifikansi 0,052 (> 0,05). Hasil tersebut membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat intensitas aktivitas fisik dengan kemampuan gerak manipulatif anak. Ketiadaan korelasi ini sejalan dengan temuan observasi di lapangan, di mana tingkat intensitas aktivitas fisik mayoritas anak (77,27%) terpusat pada kategori rendah. Rutinitas pergerakan anak saat bermain bebas didominasi oleh pergerakan anggota tubuh di fasilitas bermain permanen tanpa adanya interaksi langsung dengan objek bermain, sehingga capaian teknik gerak manipulatif mereka belum maksimal sesuai kriteria baku instrumen penilaian.</p>2026-08-23T10:14:31+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/368Perbedaan Pemberian Buah Pisang Raja dan Pisang Ambon untuk Daya Tahan Kardiovaskular pada Pemain Futsal Kalam Kudus2026-08-26T11:03:52+07:00Miko Royjodi Septian Ratemiko.royjodi0492@student.unri.ac.idAgus Sulastioagus.sulastio@lecturer.unri.ac.idOca Fernandes AFoca.fernandes@lecturer.unri.ac.idSiti Maesarohsiti.maesaroh@lecturer.unri.ac.idArdiah Juitaardiah.juita@lecturer.unri.ac.idSyahriadisyahriadi@lecturer.unri.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian pisang raja dan pisang ambon terhadap daya tahan kardiovaskular atlet futsal Kalam Kudus. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain <em>pretest-posttest control group design</em>. Populasi penelitian berjumlah 15 atlet futsal Kalam Kudus. Setelah dilakukan seleksi berdasarkan kriteria penelitian, diperoleh 15 atlet yang dijadikan sampel dan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok pisang raja (n=5), kelompok pisang ambon (n=5), dan kelompok kontrol (n=5). Instrumen yang digunakan adalah <em>Multistage Fitness Test</em> (MFT) untuk mengukur daya tahan kardiovaskular yang dinyatakan dalam nilai VO₂Max. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pisang raja dan pisang ambon mampu meningkatkan daya tahan kardiovaskular atlet. Peningkatan VO₂Max pada kelompok pisang raja lebih tinggi dibandingkan kelompok pisang ambon dan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi pisang sebagai sumber karbohidrat dan kalium sebelum aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan daya tahan kardiovaskular atlet futsal. Dengan demikian, pisang raja dapat dijadikan alternatif sumber energi alami untuk menunjang performa olahraga.</p>2026-08-23T10:14:52+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/370Pengaruh Permainan Lalokatoz terhadap Daya Tahan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Harapan Islamiyah2026-08-26T11:03:31+07:00Fiki Triwidia Saputrifikitriwidias@gmail.comRizki Ramadhanirizkiramram@unimed.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Lalokatoz terhadap daya tahan anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya tahan anak yang ditandai dengan anak mudah merasa lelah saat mengikuti aktivitas fisik di sekolah. Permainan Lalokatoz dipilih sebagai salah satu bentuk permainan yang dapat meningkatkan aktivitas fisik anak karena mengintegrasikan gerakan lari, lompat, merangkak, dan tos dalam satu rangkaian aktivitas yang menyenangkan dan terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain pre-eksperimental jenis One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 20 anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes daya tahan kardiovaskuler melalui lari bolak-balik 5 × 10 meter. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 2,75 meningkat menjadi 3,35 pada posttest dengan peningkatan sebesar 0,60. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,014 < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan Lalokatoz berpengaruh signifikan terhadap daya tahan anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah.</p>2026-08-23T10:15:11+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/382Effect Of Functional Training On Some Anaerobic Metabolic Enzymes, Biokinetic Variables And Rising Punch Strength In Emerging Boxers2026-08-26T11:03:10+07:00Haider Mohammed Jassim Al-Khaikanihaydermk@sport.uoqasim.edu.iq<p>In this study, an important issue in the field of exercise training physiology and biomechanics is highlighted. The aim of this study is to determine the real effects of functional training on improvement of the efficiency of anaerobic metabolic enzymes (CPK and LDH), biomotor variables and increase of punch power in young boxers. To achieve these objectives the investigator used the experimental method by establishing two equivalent groups (experimental and control). A purposive sample of 10 adolescent boxers (15-16 years old) were selected from Hilla Sports Club and randomly allocated into two equal groups to maintain balance for the research. During the eight weeks leading up to the actual experiment, the experimental group followed a rigorous and consistent functional training program, consisting of three training sessions per week. The procedures included the collection of intravenous blood samples for the analysis of enzymatic markers and the performance of physical assessments, which consisted of measuring the explosive strength of the upper limbs through the throwing of a 3 kg medical ball, evaluating motor velocity through the repeated punching in 10 seconds, and quantifying the force of the upward punch in Newtons with precise scientific equipment. The field experiment demonstrated significant statistical results with marked benefit for the experimental group relative to the control group using conventional training methods for all physiological, physical and mechanical features. The study posted impressive “impact size” numbers of 2.6 to 3.8. According to the data, the researcher made a strong scientific conclusion that functional training can improve neuromuscular coordination and induce good physiological changes in cells, so as to greatly increase the absolute force of the upward punch, and improve the energy transfer efficiency of the human body's open kinetic chain.</p>2026-08-23T10:15:39+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/383Effect Of Using Memory Compression Method To Learn Some Basic Volleyball Skills 2026-08-26T11:02:49+07:00Noor Saleh Alwan Al-Shamarinour.Saleh@uowasit.edu.iq<p>This study aimed to identify level of basic volleyball skills among students at College of Physical Education and Sports Sciences, University of Wasit; develop specific exercises based on memory compression method to teach some basic volleyball skills to students at College of Physical Education and Sports Sciences, University of Wasit; and determine effect of these specific exercises based on memory compression method on teaching some basic volleyball skills to students at College of Physical Education and Sports Sciences, University of Wasit. The researcher used an experimental method with a single-group experimental design, success of research in its natural form requires a sound and well-chosen research community and sample. The community consisted of third-year female students at College of Physical Education and Sports Sciences, University of Wasit, a single-group experimental design were used, sample consisted of 16 female students from section A, third year, who were selected randomly, experimental group consisted of only 16 female students, the researcher conducted pilot study on a sample of 6 female students from same year at College of Physical Education and Sports Sciences, University of Wasit from same division but from outside main sample, percentage of sample as a whole from its original community was 44.44% out of 45 female students. Results showed that memory compression technique has an effect on learning some basic volleyball skills, memory compression technique gave students opportunity to discover their true ability to utilize minimal information to acquire the greatest possible knowledge, memory compression technique activated process of storing information in short, medium, and long-term memory more effectively, and this was observed through their skill performance after theoretical explanation. Recommendations that adopt memory compression techniques that the researcher used it because it is an exercise that is appropriate for ages close to level of sample, diversifying introduction of new exercises that serve students in learning process and make a leap in student’s understanding and speed of learning, refining selection of exercises accurately which helps in development of skill performance well, working on taking into account previous studies and applying recommendations and suggestions because some of these recommendations advise completing work that they started, conducting research for similar studies and different samples in a broader and more comprehensive way.</p>2026-08-23T10:15:57+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/302Efektivitas Recovery Cold Water Immersion Suhu 15°C Terhadap Persepsi Nyeri Otot Tungkai Pada Atlet Sepakbola SSB UIR Soccer School Pekanbaru2026-08-24T11:01:13+07:00Fitri Nabilla Erianfitri.nabilla4939@student.unri.ac.idSiti Maesarohsiti.maesaroh@lecturer.unri.ac.idAgus Sulastioagus.sulastio@lecturer.unri.ac.idOca Fernandes AFoca.fernandes@lecturer.unri.ac.id<p>Latar belakang dari penelitian ini adalah tingginya prevalensi nyeri otot tungkai (DOMS) pada atlet sepakbola pasca latihan intensif, terutama di SSB UIR <em>Soccer School</em> Pekanbaru yang belum memiliki program pemulihan terstruktur. Tujuan penelitian adalah untuk menguji efektivitas metode <em>recovery cold water immersion</em> (CWI) dengan suhu 15°C terhadap penurunan persepsi nyeri otot tungkai. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain <em>pretest-posttest one group</em> (uji <em>paired t-test</em>). Sampel berjumlah 7 atlet sepakbola KU-15 yang dipilih secara <em>purposive sampling</em>. Perlakuan CWI diberikan selama 5 menit dengan suhu terkontrol 15°C. Pengukuran nyeri menggunakan <em>Visual Analog Scale</em> (VAS) sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor nyeri pretest sebesar 6,29 (kategori nyeri sedang-berat) menurun drastis menjadi 1,71 (kategori nyeri ringan) pada posttest. Hasil uji <em>paired t-test</em> menghasilkan nilai t hitung sebesar 8,656 > t tabel 2,447 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa <em>recovery cold water immersion</em> suhu 15°C efektif secara signifikan dalam menurunkan persepsi nyeri otot tungkai pada atlet sepakbola. Metode ini direkomendasikan sebagai bagian dari program pemulihan pasca latihan.</p>2026-08-23T10:16:34+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/303Pengaruh Latihan Turkish Get-Up Terhadap Kekuatan Otot Lengan Club Tujuh Muara2026-08-24T11:00:52+07:00Ibnu Darmawan Ibnuibnudarmawan180@gmail.comAgus Sulastioagus.sulastio@lecturer.unri.ac.idRola Angga Lardikarolaanggalardika@lecturer.unri.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan <em>Turkish Get-Up</em> menggunakan <em>medicine ball</em> terhadap kekuatan otot lengan atlet Club Voli Tujuh Muara. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 10 atlet yang dipilih menggunakan teknik <em>representative sampling</em>. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot lengan adalah tes <em>push-up</em>. Perlakuan diberikan berupa latihan variasi <em>Turkish Get-Up</em> menggunakan <em>medicine ball</em> selama 12 kali pertemuan. Pengukuran dilakukan melalui <em>pre-test</em> sebelum diberikan perlakuan dan <em>post-test</em> setelah seluruh program latihan selesai dilaksanakan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji <em>paired sample t-test</em> untuk mengetahui perbedaan kekuatan otot lengan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot lengan setelah diberikan latihan <em>Turkish Get-Up</em> menggunakan <em>medicine ball</em>. Nilai rata-rata <em>pre-test</em> sebesar 22,30, sedangkan nilai rata-rata <em>post-test</em> meningkat menjadi 38,80. Dengan demikian, terjadi peningkatan rata-rata sebesar 16,50 poin. Berdasarkan hasil uji <em>paired sample t-test</em>, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan <em>Turkish Get-Up</em> menggunakan <em>medicine ball</em> berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet Club Voli Tujuh Muara.</p>2026-08-23T10:16:53+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/387Analisis Tingkat Kepuasan Pendaki terhadap Fasilitas di Gunung Andong Via Sawit Tahun 20252026-08-24T11:00:30+07:00Mochammad Dhamar Mulyoantoyayandhamar@students.unnes.ac.idSahrisahri@mail.unnes.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat kepuasan pendaki terhadap fasilitas pendakian di Gunung Andong via Sawit, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, mengetahui perbedaan kepuasan berdasarkan demografi, serta merumuskan aspek fasilitas yang perlu ditingkatkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas pendaki, pengelola basecamp, dan pihak pengelola kawasan hutan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dengan tahapan familiarisasi data, pengkodean, pencarian tema, peninjauan tema, pendefinisian tema, dan penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pendaki dibentuk oleh empat tema utama, yaitu keamanan dan kondisi jalur pendakian, fungsi pos pengawasan, kenyamanan tempat istirahat dan shelter, serta ketersediaan fasilitas sarana dan kebersihan lingkungan. Kondisi jalur pendakian menjadi faktor paling dominan karena berkaitan langsung dengan rasa aman dan kenyamanan selama pendakian, sementara kebersihan fasilitas sanitasi dan keterbatasan jumlah shelter menjadi aspek yang paling banyak disoroti untuk ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan jalur secara berkala, penguatan fungsi pengawasan, penambahan shelter, serta peningkatan pengelolaan sanitasi dan kebersihan lingkungan guna mendukung kepuasan pendaki dan keberlanjutan destinasi.</p>2026-08-23T10:17:45+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/388Obstacles To The Application Of Electronic Management In The Boxing Federation In Misan Governorate From The Point Of View Of Administrators2026-08-24T11:00:08+07:00Mohammed Tareq Raheemmtrh@yahoo.comMunadhil Adil Kasimmunadhiladil2016@gmail.com<p><em>This study aimed to identify the obstacles to the implementation of electronic management within the Boxing Federation in Iraq from the perspective of administrators and to propose appropriate solutions to facilitate its application. The study employed a descriptive methodology and was conducted among administrators working in Iraqi boxing federations. A questionnaire was used as the main data collection instrument. The findings revealed that the implementation of electronic management faces significant technical, organizational, and human obstacles. Organizational obstacles ranked first, followed by human and technical obstacles, indicating that the successful transition from traditional to electronic management requires improvements in administrative procedures, organizational support, human resources, and technological infrastructure. The results are consistent with previous studies that have identified similar barriers in sports organizations and federations. The study emphasizes the importance of strengthening electronic management because of its potential to reduce administrative effort and time, improve efficiency, facilitate communication, and enhance the quality of administrative services. Therefore, the researchers recommend increasing institutional support for digital transformation, improving technological infrastructure, providing adequate financial and technical resources, and organizing continuous training courses, workshops, and study days for administrators to develop their technical and digital competencies. These measures are expected to contribute to the effective and sustainable implementation of electronic management within the Boxing Federation in Iraq. </em></p>2026-08-23T10:18:08+07:00##submission.copyrightStatement##https://jassi.ejournal.unri.ac.id/index.php/jassi/article/view/377Pembelajaran Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Motivasi Siswa pada Materi Bola Voli di SMA Negeri 6 Pekanbaru2026-08-24T10:59:44+07:00Ridatul Husnaridatul.husna5563@student.unri.ac.idHirja Hidayathirja.hidayat@lecturer.unri.ac.idRola Angga Lardikarolaanggalardika@lecturer.unri.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berbasis gamifikasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi bola voli di SMA Negeri 6 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 45 siswa kelas X.2 SMA Negeri 6 Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar, lembar observasi keterlibatan siswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil setiap siklus berdasarkan persentase pencapaian indikator motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis gamifikasi mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Peningkatan tersebut terlihat dari bertambahnya antusiasme, partisipasi aktif, kerja sama, tanggung jawab, dan ketekunan siswa selama mengikuti pembelajaran bola voli. Selain itu, hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa dari siklus I ke siklus II sehingga target keberhasilan tindakan dapat tercapai. Dengan demikian, pembelajaran berbasis gamifikasi terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi bola voli di SMA Negeri 6 Pekanbaru.</p>2026-08-23T10:18:27+07:00##submission.copyrightStatement##