Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan resistance band terhadap kecepatan pukulan gyaku-tsuki pada atlet karate INKAI Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah delapan atlet karate INKAI Pekanbaru. Instrumen penelitian menggunakan tes kecepatan pukulan gyaku-tsuki yang diukur dengan jumlah pukulan dalam waktu 30 detik. Perlakuan berupa latihan resistance band diberikan selama 16 kali pertemuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan resistance band memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecepatan pukulan gyaku-tsuki. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t yang menunjukkan nilai t hitung = −19,399 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan resistance band berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan pukulan gyaku-tsuki pada atlet karate INKAI Pekanbaru.
References
Afrinaldi, D., Yenes, R., Nurmai, E., & Rasyid, W. (2021). Kontribusi daya ledak otot tungkai, koordinasi mata-kaki, dan keseimbangan terhadap akurasi shooting sepak bola. Jurnal Patriot, 3(4), 373–386. https://doi.org/10.24036/patriot.v3i4.751
Asrulla, A., Risnita, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan sampling (kuantitatif), serta pemilihan informan kunci (kualitatif) dalam pendekatan praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.
Bompa, T. O. (2015). Periodization: Theory and practice of training. Human Kinetics.
Dhimas, A., Ahmad, A., & Hidasari, F. P. (2021). Pengaruh variasi latihan terhadap akurasi shooting sepak bola. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 10(1), 1–9. https://doi.org/10.26418/jppk.v10i1.44398
Fernando, H. G., & Supriadi, A. (2021). Pengaruh variasi latihan shooting after dribbling dan shooting after passing terhadap akurasi shooting pada atlet usia 11–13 tahun SSB Soccer Pratama tahun 2021. Journal Physical Health Recreation, 2(1), 53–61. https://doi.org/10.55081/jphr.v2i1.519
Harsono. (2017). Kepelatihan olahraga. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Jihad, M., & Annas, M. (2021). Pembinaan prestasi olahraga sepak bola pada SSB 18 di Kabupaten Jepara Tahun 2021. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 2, 46–53.
Marsaid, A. A., & Rubiyah. (2021). Pengembangan model latihan ketepatan shooting sepak bola. Jurnal Penjakora Edukasimu, 6(1), 57–64.
Pratama, P., Juwita, J., & Sumantri, A. (2024). Analisis pelaksanaan program latihan pada cabang olahraga sepak bola Benteng HB Kota Bengkulu. Educative Sportive, 5(1), 87–92. https://doi.org/10.33258/edusport.v5i1.5582
Samsudin, S., Primayanti, I., & Sukarman. (2022). Pengaruh latihan variasi shooting terhadap kemampuan shooting pada pemain sepak bola. Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher), 3(1), 35–45. https://doi.org/10.36312/teacher.v3i1.1075
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surya, B., Purnomo, E., & Gustian, U. (2021). Implementasi strategi latihan instruksional pada latihan shooting sepak bola. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(12), 1–8.
Verkhoshansky, Y. V., & Siff, M. C. (2009). Supertraining. Ultimate Athlete Concepts.
Wiarto, G. (2013). Fisiologi dan olahraga. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Zaki, A. (2024). Ketepatan shooting pada pemain sepak bola SSB Garuda usia 15–17 tahun Desa Lumban Dolok Siabu Mandailing Natal. Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA).
