Tingkat Pemahaman Pelatih Dan Atlet Pencak Silat Kabupaten Rokan Hilir terhadap Peraturan Terbaru Pencak Silat Kategori Tanding IPSI Tahun 2022

Abstrak

Penelitian ini di buat untuk mengetahui tingkat pemahaman pelatih dan atlet Kabupaten Rokan Hilir terhadap peraturan pertandingan pencak silat terbaru yaitu peraturan Munas IPSI Tahun 2022, permasalahan pada penelitian ini yaitu pergantian peraturan pertandingan pencak silat dari peraturan pertandingan Munas IPSI Tahun 2012 maka dari itu penulis ingin mengetahui bagaimana tingkat pemahaman pelatih dan atlet Kabupaten Rokan Hilir terhadap peraturan pertandingan yang baru, sehingga peneliti mengankat judul penelitian tingkat pemahaman pelatih dan atlet pencak silat Kabupaten Rokan Hilir terhadap peraturan terbaru pencak silat kategori tanding munas IPSI Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey atau penyebaran kuisoner penelitian yang berisi tiga indikator pertanyaan, peraturan pertandingan, larangan pertandingan dan wasit pertandingan. Hasil dalam penelitian ini di ketahui bahwa Pada aspek larangan pertandingan, pelatih dan atlet sama-sama berada pada kategori sedang, yaitu pelatih 47% dan atlet 73%. Pada aspek nilai teknis pertandingan, pelatih berada pada kategori sedang dengan persentase 40%, sedangkan atlet berada pada kategori tinggi dengan persentase 40%. Pada aspek wasit pertandingan, pelatih berada pada kategori rendah dengan persentase 66%, sedangkan atlet berada pada kategori sedang dengan persentase 33%.

https://doi.org/10.31258/jassi.5.5.310-319
PDF (English)

Referensi

Azwar, A., Muljono, P., & Herawati, T. (2016). Persepsi dan partisipasi petani dalam

Fatoni, M., Nugroho, H., & Subekti, N. (2019). Antropometri Factors Determinants of

Harisky Mamfaiz, A. (2022). HUBUNGAN KETANGGUHAN MENTAL DENGAN PEAK PERFORMANCE PADA ATLET PENCAK SILAT TAPAK SUCI KABUPATEN BANJARNEGARA.

Himawan (ed.); Cetakan ke). Universitas Muhammadiyah Surakarta, Gedung I Lantai 1 Sayap Utara

Ilyas, M. F., Arifin, S., Dirgantoro, E. W., Studi, P., Jasmani, P., Peratndingan, P., & Tanding, K. (2024). Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan TERHADAP PERATURAN SILAT TERBARU KATEGORI TANDING TAHUN 2022 SATUI UNDERSTANDING OF THE LATEST COMPETITION CATEGORY IN 2022 SILAT ATHLETES ’ Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan. 12, 0–8.

Indonesia. Jakarta: PB IPSI.

Kaharuddin, M. Z.(2017). Biomechanics Analysis of Combat Sport (Silat)

Liputo, Nurhayati. 2019. Pelatihan Pelatih Pencak Silat Di Kabupaten Gorontalo Dalam Upaya Peningkatan Kebugaran Jasmani Melalui Jurus Tunggal Baku. Fakultas Olahraga Dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo. Vol. 561.

Mufarriq, M. U. (2021). Revilitasi Nasionalime Pemuda Melalui Pencak Silat. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(01), 37. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v11i01.10074

Munas, IPSI. (2012). Peraturan Pertandingan Pencak Silat Ikatan Pencak Silat Indonesia. Jakarta: PB IPSI.

Munas, IPSI. (2022). Peraturan Pertandingan Pencak Silat Ikatan Pencak Silat

Nopitasari, A. D., & Wahyudi, A. R. (2022). Tingkat Pemahaman Atlet Pencak Silat Usia Dewasa Kategori Tanding Di Ipsi Ponorogo Terhadap Peraturan Pertandingan Pencak Silat 2016. Jurnal Prestasi Olahraga, 5(5), 1–6.

pelaksanaan rehabilitasi tanaman kakao di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal penyuluhan, 12(2), 157-167. Depdikbud.Undang-undang Republik Indonesia NO. 11 tahun 2022.tentang keolahragaan

Pencak Silat Tanding Category. 355(Pfeic), 44–48

Pratama, Rendra, Y., & Trilaksana, A. (2018). Perkembangan Ikatan Pencak Silat Indonesia (Ipsi) Tahun 1948-1973. E-Journal Pendidikan Sejarah, 6(3), 1–10. file:///C:/Users/User/Documents/Document Fia/tugas-tugas penmas/semester 6/Bu tika/ipsi.pdf

Roesdiyanto, & Budiwanto, S. 2008. “Dasar-Dasar Kepelatihan Olahraga.” Malang: Lab IKOR UNM.

Saputro, S. K. (2014). Proses Komunikasi Interpersonal Antara Pelatih Yang Merangkap Sebagai Atlet dengan Atlet Panjat Tebing yang Dilatihnya. Jurnal E-Komunikasi, 2(2), 1-15.

Subekti, N., Sudarmanto, E., & Fatoni, H. (2019a). Belajar dan Berlatih Pencak Silat

Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung

Sukadiyanto. (2002). Teori dan Metodologi Melatih Fisik Petenis. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan , Universitas Negeri Yogyakarta.

Wibowo,Y.A.(2015).Pengembangan ekstrakurikuler di sekolah Yogyakarta.UNY

Widoyoko, E. P. (2014). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yuwanto, L. & Sutanto, D. (2012). Deskripsi Psikologis Atlet Remaja Berdasarkan Analisis Struktur EPPS. Jurnal Ilmiah Psikologi. Vol 3. Hal 115-122.